Sistem Minimum Mikrokontroller At-Mega

Sistem Minimum Mirkokontroller adalah rangkaian dasar yang harus di miliki atau di buat untuk menjalankan sebuah mikrokontroller at-mega agar dapat beroperasi. Untuk reverensi luar dapat dilihat disini.

sismin

Gambar Sistem Minimum Atmega8

Dalam rangkaian sistem minimum terdapat beberapa komponen yang di gunakan . di antara nya oscilator yang berfungsi untuk memberikan clock atau pulsa kerja mikrokontroller . dalam Sistem Minimum seharusnya sudah memiliki oscilator internal yang terdapat pada mikrokontroller nya dengan kecepatan 1MHz . Tetapi karena kebutuhan kecepatan yang lebih tinggi biasanya para perancang Sistem minimum Mikrokontroller memberikan Oscilator External sendiri . biasanya Oscilator 8 mhz atau yang 16 mhz. Oscilator biasa di buat dengan sebuah komponen Crystal.

x-tal

Gambar Oscilator Crystal

Regulator untuk memberikan suplai daya ke mikrokontroller . mirkokontroller yang terdapat didalam Sistem Minimum memiliki tegangan kerja 5 volt . fungsi dari regulator adalah untuk mengamankan tegangan kerja ini sehingga tidak melebihi 5 volt dan tidak kurang dari 5 volt .

LM7805

Gambar Regulator LM7805

Untuk skematik diagram total bisa di lihat pada gambar di bawah ini.

115

Gambar Rangkaian Sistem Minimum

Rangkaian sistem minimum memiliki banyak bentuk tergantung dari perancang nya . di karenakan sistem minimum biasanya di buat sendiri secara individu atau kelompok yang sedang mengerjakan projeck . sehingga bentuk nya pasti berbeda – beda . Bentuk rangkaian sistem minimum juga tergantung dari inti mikrokontroller yang digunakan . terdapat berbagai macam produsen yang memproduksi mikrokontroller  contohnya Atmel dan PIC .

Dari beberapa produsen yang memproduksi di indonesia paling sering di gunakan adalah atmel , dengan mikrokontroller andalan Atmega 8 , Atmega 16 , Atmega 32 dan lain . setiap jenis nya memiliki jumlah pin dan penempatan pin yang berbeda . karena ini lah bentuk rangkaian dari Sistem minimum berbeda , menyesuaikan dengan mikrokontroller yang di gunakan .

Sistem minimum dapat di program mengunakan bahasa c , basic atau assembly .Bahasa pemrograman c paling sering di gunakan . untuk compiler bahasa c kita bisa mengunakan Code Vison AVR .

cvavr

Gambar Program CVAVR

Kita bisa langsung menuliskan kode program untuk mikrokontroller sebelum itu kita juga harus menyesuaikan dengan mirkokontroller yang akan di program. dalam program CVAVR telah terdapat pilihan mikrokontroller yang akan diprogram .Untuk proses pengunduhan program ke Sistem minimum , Compiler telah menyediakan program untuk upload ke Sistem minimum . Sebelum itu Sistem Minimum Mikrokontroller memerlukan sebuah downloader untuk menerima program yang di upload dari komputer . di karenakan sistem minimum hanya sebuah rangkaian untuk membuat mirkokontroller dapat beroperasi , sehingga tidak memiliki chip khusus untuk menerima program .

downloader

Gambar Downloader

Downloader bisa langsung di hubungkan langsung ke komputer dan pin spi pada downloader bisa langsung di hubungkan ke sistem minimum .

Fasilitas yang dimiliki oleh Sistem Minimum

Sistem minimum memiliki fasilitas sesuai dengan inti mirkokontroller yang di gunakan . untuk fasilitas standart Sistem minimum pin input/ouput digital , pin digital output pwm , pin input interupt , timer , adc  dan komunikasi serial ( I2C , Serial Usart , SPI )

Pin I/O bisa digunakan untuk input digital yang berasal dari sensor seperti limit switch atau saklar button . untuk pin output digital bisa di gunakan untuk mengendalikan peralatan digital luar . contohnya untuk mengendalikan relay .

Pin ADC di gunakan untuk konversi sinyal tegangan analog ke bentuk nilai biner . sehingga data biner bisa di proses oleh program yang kita upload .

Komunikasi Serial bisa mengunakan Komunikasi UART pada sistem minimum . Pada pin Tx dan Rx . pin ini bisa kita gunakan untuk komunikasi dengan perangkat komunkasi serial contoh adalah komputer dengan komunikasi serial RS232 .

Dan masih terdapat banyak fungsi lain yang bisa di gunakan sesuai dengan inti mikrokontroller yang di gunakan.

Sistem Embedded

Dalam sistem embedded Sistem Minimum Mikrokontroller bisa langsung digunakan dengan perangkat lain . contoh sederhana untuk mengendalika robot liner follower . kita bisa menghubungkan beberapa sensor dan menghubungkan beberapa motor untuk di kendalikan lewat sistem minimum.

line follower

Gambar Line Follower

Dalam Project lain pengendalian rumah green house otomatis . Sebuah sistem minimum mikrokontroller telah mencukupi untuk mengendalikan hal seperti ini . seperti melakukan penyiraman otomatis berdasarkan waktu , suhu atapun tingkat kekeringan . tentu saja dengan menambahkan sensor tambahan dan aktuator yang akan di hubungkan ke Sistem minimum

Untuk melihat priject menggunakan mikrokontroller at-mega silahkan kunjungi halaman portfolio kami. Dan jika ada yang ingin ditanyakan bisa sharing di sini.

Our Client

Client kami berasal dari berbagai universitas dan institut yang ada di Indonesia, baik negeri maupun swasta.